Ribuan pedagang Semarang siap tidak Golput

#DPUSemarang#PUSemarang#PemkotSemarang#Semarang

Semarang, Jumat (12/4/2019). Ribuan Pedagang dari berbagai pasar maupun kaki lima mendeklarasikan pemilu damai di Halaman Balai Kota Semarang

 

Dalam deklarasi tersebut para pedagang siap mendukung dan melaksanakan pemilu aman dan damai. Mereka juga siap untuk tidak golput dengan menerapkan sistem ganti jaga dagangan yang mana pedagang satu dengan yang lainnya saling bergantian untuk pergi ke tempat pemungutan suara (TPS). Saat pedagang mencoblos, dagangan mereka dititipkan pedagang lain.

 

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengapresiasi deklarasi damai yang dilakukan oleh para pedagang. Apalagi mereka tidak hanya mendeklarasikam pemilu damai tetapi juga menyatakan tidak akan golput lewat cara menerapkan sistem ganti jaga dagangan. Hal ini tentu menjadi sebuah cara untuk menyukseskan Pemilu 2019.

 

"Kami ucapkan terimakasih kepada para pedagang pasar dan PKL yang ada di Kota Semarang yang tergabung dalam PPJ maupun PPJP," kata Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang, usai deklarasi.

 

Menurutnya, sistem ganti jaga dagangan menunjukan sifat luhung bangsa Indonesia yaitu tepo sliro dan gotong royong. Adapun cara kontrol pada Pesta Pemilu nanti, pedagang yang belum mencoblos akan diminta untuk pulang dan datang ke TPS terlebih dahulu.

 

Kepala Dinas Perdagangan, Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya akan mengerahkan 400 stafnya yang dibagi 48 pasar di Kota Semarang pada 17 April mendatang mulai pukul 09.00. Mereka akan mengecek dan memastikan para pedagang telah menggunakan hak pilihnya. Jika petugas mendapati pedagang belum menyoblos, pihaknya akan meminta pedagang untuk pulang dan menyoblos terlebihdahulu.

 

"Alhamdulillah kami bisa menyatukan mereka. Mereka siap tidak golput," ucapnya.

 

Dikatakan Fajar, terdapar 28 ribu pedagang dam 14 ribu PKL di Kota Semarang. Hal ini tentu sangat berpengaruh ketika mereka tidak menggunakan hak pilihnya. Namun, dia yakin para pedagang akan menggunakan haknya sesuai yang telah di deklarasikan.

 

"Suara pada pedagang saat pemilu sangat berpengaruah siapapun presidennya. Intinya, pedagang dan PKL aiap mendukung dan menyukaeskan pemilu," tegasnya.

Share Berita:

Komentar

Silahkan Login atau Register terlebih dahulu untuk memberikan komentar

Berita

Posted on 16th April 2019 07:41:47
Penulis: Administrator